Dinkominfo Bojonegoro Dorong Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Game Online pada Anak

Dinkominfo Bojonegoro Dorong Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Game Online pada Anak

Dinas Komunikasi dan Informatika

Tim Publikasi Informasi Publik

19 Oktober 2026 3 min baca 0 kali
Dinkominfo Bojonegoro Dorong Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Game Online pada Anak
Dinkominfo Bojonegoro Dorong Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Game Online pada Anak

Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak dalam memperoleh informasi, belajar, dan menikmati hiburan. Namun, penggunaan teknologi yang tidak terkontrol, khususnya dalam aktivitas bermain game online, perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan perkembangan sosial anak.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro terus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat agar penggunaan teknologi dapat dilakukan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya pendampingan orang tua terhadap aktivitas digital anak.

Game online dapat memberikan dampak positif apabila digunakan secara seimbang. Aktivitas bermain game dapat membantu melatih kemampuan berpikir strategis, kreativitas, pemecahan masalah, serta kerja sama dengan pemain lain. Namun, apabila dilakukan secara berlebihan tanpa pengawasan, game online dapat berubah menjadi kebiasaan yang mengganggu keseimbangan kehidupan anak.

Kecanduan game online dapat dikenali melalui sejumlah perubahan perilaku, seperti anak sulit menghentikan permainan, menghabiskan sebagian besar waktu dengan perangkat digital, mengabaikan tugas sekolah, mengurangi interaksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar, mengalami perubahan emosi ketika tidak bermain, hingga mengalami gangguan pola tidur.

Penggunaan perangkat digital yang berlebihan juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan aktivitas fisik anak. Karena itu, diperlukan peran aktif keluarga untuk membangun kebiasaan digital yang sehat sejak dini.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah kecanduan game online pada anak:

1. Membuat aturan waktu bermain

Orang tua perlu menetapkan batas waktu penggunaan gawai dan game online sesuai usia anak. Aturan tersebut sebaiknya dibuat melalui komunikasi bersama agar anak memahami alasan di balik pembatasan tersebut.

2. Mendampingi aktivitas digital anak

Orang tua perlu mengetahui jenis game yang dimainkan, konten di dalamnya, serta dengan siapa anak berinteraksi saat bermain. Pendampingan dapat membantu anak terhindar dari konten yang tidak sesuai dan risiko interaksi digital yang negatif.

3. Mengajak anak melakukan aktivitas alternatif

Kegiatan seperti olahraga, membaca, bermain bersama keluarga, mengikuti kegiatan sosial, atau mengembangkan hobi dapat menjadi pilihan agar anak memiliki keseimbangan antara aktivitas digital dan kehidupan nyata.

4. Memberikan contoh penggunaan teknologi yang sehat

Anak banyak belajar dari kebiasaan orang tua. Penggunaan gawai secara bijak oleh orang tua dapat menjadi contoh positif bagi anak dalam mengatur waktu menggunakan teknologi.

5. Membangun komunikasi terbuka dengan anak

Orang tua perlu menciptakan ruang komunikasi agar anak merasa nyaman bercerita mengenai aktivitasnya di dunia digital, termasuk pengalaman atau masalah yang dihadapi saat bermain game online.

6. Mengawasi pola tidur dan aktivitas harian anak

Orang tua perlu memastikan penggunaan gawai tidak mengganggu waktu istirahat, belajar, makan, maupun aktivitas fisik anak.

Melalui penguatan literasi digital, Dinkominfo Bojonegoro mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak. Teknologi bukan sesuatu yang harus dihindari, tetapi perlu diarahkan agar memberikan manfaat dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Dengan pendampingan yang tepat dari keluarga, sekolah, dan masyarakat, anak-anak dapat memanfaatkan teknologi digital secara positif sekaligus terhindar dari risiko penggunaan yang berlebihan. [dh/nn/ans]