Dinkominfo Bojonegoro Ingatkan WiFi Publik Berpassword Belum Tentu Aman, Ini Tips Pencegahannya

Dinkominfo Bojonegoro Ingatkan WiFi Publik Berpassword Belum Tentu Aman, Ini Tips Pencegahannya

Dinas Komunikasi dan Informatika

Tim Publikasi Informasi Publik

12 Oktober 2026 2 min baca 0 kali
Dinkominfo Bojonegoro Ingatkan WiFi Publik Berpassword Belum Tentu Aman, Ini Tips Pencegahannya
Dinkominfo Bojonegoro Ingatkan WiFi Publik Berpassword Belum Tentu Aman, Ini Tips Pencegahannya

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan layanan WiFi publik. Keberadaan jaringan WiFi yang menggunakan kata sandi tidak selalu menjamin keamanan data pengguna.

Saat ini, layanan WiFi publik semakin banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses internet di berbagai lokasi, mulai dari ruang pelayanan publik, fasilitas umum, kafe, hingga area komunitas. Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai risiko keamanan digital.

Password pada jaringan WiFi hanya berfungsi sebagai mekanisme pembatas akses pengguna. Keberadaan kata sandi tidak secara otomatis memastikan bahwa aktivitas internet yang dilakukan melalui jaringan tersebut sepenuhnya terlindungi.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah penyadapan aktivitas internet pada jaringan publik dengan sistem keamanan yang tidak memadai. Ketika perangkat terhubung dalam jaringan yang sama, informasi tertentu yang dikirimkan melalui koneksi internet dapat berisiko dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, masyarakat juga perlu mengenali ancaman WiFi palsu atau jaringan tiruan (Evil Twin Attack). Modus ini dilakukan dengan membuat jaringan yang memiliki nama menyerupai WiFi resmi di suatu lokasi agar pengguna terkecoh dan terhubung ke jaringan tersebut.

Sebagai contoh, pelaku dapat membuat nama jaringan yang mirip dengan WiFi resmi di tempat umum. Karena tampilan jaringan terlihat meyakinkan, pengguna dapat tanpa sadar memasukkan informasi login atau data pribadi melalui halaman palsu yang telah disiapkan.

Untuk menjaga keamanan saat menggunakan jaringan WiFi publik, masyarakat dapat menerapkan beberapa langkah pencegahan, antara lain:

1. Menghindari transaksi perbankan atau memasukkan informasi sensitif melalui jaringan WiFi publik yang belum terverifikasi keamanannya.

2. Memastikan situs yang digunakan memiliki protokol keamanan HTTPS sebelum memasukkan data pribadi.

3. Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun digital penting.

4. Menghindari koneksi otomatis ke jaringan WiFi yang tidak dikenal.

5. Mematikan fitur berbagi file atau perangkat ketika menggunakan jaringan umum.

6. Menggunakan VPN sebagai perlindungan tambahan saat mengakses internet melalui jaringan publik.

Peningkatan penggunaan teknologi digital perlu disertai dengan peningkatan kesadaran terhadap keamanan informasi. Masyarakat tidak cukup hanya melihat keberadaan password atau tanda keamanan pada jaringan WiFi, tetapi juga perlu memahami potensi risiko serta menerapkan kebiasaan digital yang lebih aman. [dh/nn/ans]