Momentum HJB ke-349, Dinkominfo Bojonegoro Dorong Pelestarian Budaya melalui Ruang Digital
Dinas Komunikasi dan Informatika
Tim Publikasi Informasi Publik
Momentum Hari Jadi Ke-3439 Bojonegoro atau biasa disebut HJB menjadi kesempatan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal melalui pemanfaatan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana mengenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah.
Perkembangan teknologi informasi membuka peluang bagi masyarakat untuk memperkenalkan identitas Bojonegoro kepada khalayak yang lebih luas. Melalui media sosial, situs web, dan platform digital lainnya, informasi mengenai kesenian tradisional, kuliner khas, sejarah, hingga potensi wisata daerah dapat disebarluaskan secara kreatif dan menarik.
Kekayaan budaya Bojonegoro, seperti kesenian Wayang Thengul dan kuliner khas Ledre, dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan konten digital yang informatif dan edukatif. Dokumentasi pertunjukan seni, cerita tentang tradisi lokal, serta pengenalan produk unggulan daerah merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.
Dalam upaya tersebut, literasi digital menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan masyarakat. Kecakapan digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan memeriksa kebenaran informasi, memahami etika bermedia, serta mempertimbangkan dampak konten sebelum dipublikasikan. Informasi mengenai sejarah dan tradisi lokal perlu didukung sumber yang dapat dipercaya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Masyarakat juga perlu menerapkan etika digital dengan menghormati hak cipta, mencantumkan sumber atau kredit yang sesuai, serta menjaga privasi pihak yang terlibat dalam dokumentasi kegiatan budaya. Dengan demikian, konten yang dihasilkan tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga akurat, bertanggung jawab, dan menghargai nilai-nilai budaya setempat.
Dinkominfo Kabupaten Bojonegoro dapat berperan dalam memperkuat penyebarluasan informasi publik yang akurat dan edukatif melalui kanal komunikasi digital pemerintah. Kolaborasi dengan pelajar, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan kreator konten juga menjadi peluang untuk memperluas jangkauan promosi budaya lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi digital.
Melalui momentum HJB ke-349, masyarakat diharapkan semakin aktif memanfaatkan ruang digital untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bojonegoro kepada generasi sekarang dan mendatang. Pelestarian budaya di era digital bukan sekadar memperluas jangkauan informasi, melainkan juga memastikan bahwa nilai-nilai budaya tetap terjaga dan disampaikan secara benar. Lestarikan budaya lokal, cerdas bermedia digital, dan bangga menjadi bagian dari Bojonegoro. [dh/nn/ans]