Dinkominfo Bojonegoro Bersama PDGI E dukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Gigi

Dinkominfo Bojonegoro Bersama PDGI E dukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Gigi

Dinas Komunikasi dan Informatika

Tim Publikasi Informasi Publik

14 September 2026 2 min baca 2 kali
Dinkominfo Bojonegoro Bersama PDGI E dukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Gigi
Dinkominfo Bojonegoro Bersama PDGI E dukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Gigi

"Dinkominfo Bojonegoro Bersama PDGI E dukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Gigi"

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Edukasi tersebut disampaikan melalui talk show bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bojonegoro dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2026.

Kegiatan yang berlangsung bersama Malowopati FM pada Sabtu (12/9/2026) menghadirkan Ketua PDGI Cabang Bojonegoro, drg. Lailatul Mubarroh, sebagai narasumber. Dalam dialog tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dengan mengusung tema HKGN 2026, “Gigi Kuat, Senyum Sehat, Indonesia Hebat.”

drg. Laila menjelaskan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah makan dan sebelum tidur malam. Sisa makanan yang tertinggal pada permukaan maupun sela gigi dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri yang menghasilkan asam sehingga berpotensi merusak enamel gigi. Masyarakat juga dianjurkan memberi jeda sekitar 30 menit setelah makan sebelum menyikat gigi.

Selain kebiasaan menyikat gigi, perhatian terhadap kesehatan gigi perlu dibangun sejak usia dini. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan anak untuk menjaga kebersihan gigi, terutama sebelum tidur. Penggunaan sikat gigi berbulu lembut juga dianjurkan agar pembersihan gigi tetap efektif tanpa meningkatkan risiko gangguan pada jaringan gusi.

Untuk membersihkan area sela gigi yang sulit dijangkau sikat, masyarakat dapat menggunakan dental floss. PDGI Bojonegoro juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali guna mendeteksi masalah seperti plak, debris, karang gigi, maupun gangguan lainnya sejak awal.

Karang gigi yang tidak ditangani dapat berdampak pada jaringan penyangga gigi dan berpotensi menyebabkan gigi mengalami masalah lebih serius. Begitu pula dengan gigi berlubang, masyarakat disarankan segera melakukan pemeriksaan agar perawatan seperti penambalan dapat dilakukan sebelum kondisi gigi semakin parah.

PDGI Cabang Bojonegoro yang memiliki sekitar 96 anggota terus berperan dalam peningkatan kompetensi profesi dokter gigi serta pelayanan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Ke depan, edukasi kesehatan gigi juga akan diperluas melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk menyasar siswa sekolah dasar agar kebiasaan menjaga kesehatan gigi terbentuk sejak kecil.

Melalui penyebarluasan informasi kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama PDGI mengajak masyarakat untuk tidak menunggu munculnya rasa sakit sebelum melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan rutin dan penanganan sejak dini menjadi langkah penting dalam mempertahankan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. [dh/nn/ans]