Kepala Dinkominfo Bojonegoro Raih Penghargaan Radar Bojonegoro Award 2026

Kepala Dinkominfo Bojonegoro Raih Penghargaan Radar Bojonegoro Award 2026

Dinas Komunikasi dan Informatika

Tim Publikasi Informasi Publik

18 September 2026 2 min baca 24 kali
Kepala Dinkominfo Bojonegoro Raih Penghargaan Radar Bojonegoro Award 2026
Kepala Dinkominfo Bojonegoro Raih Penghargaan Radar Bojonegoro Award 2026

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro Arif Afandy menerima penghargaan dalam ajang Radar Bojonegoro Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Inspiring Public Figures pada malam penganugerahan yang mengusung tema “Bertransformasi, Berkolaborasi dan Menebar Inspirasi” di Hotel Aston Bojonegoro, Kamis (17/9/2026).

Arif Afandy dinilai menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan kerja yang terukur, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kiprahnya di KPU Kabupaten Bojonegoro hingga dipercaya memimpin Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro menjadi bagian dari perjalanan dalam mengawal transformasi digital daerah.

Selain itu, kiprahnya dinilai turut memberikan inspirasi dalam penguatan inovasi, keterbukaan informasi, dan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Radar Bojonegoro Award 2026 memberikan apresiasi dalam tujuh kategori, yakni Inspiring Healthcare Figures, Inspiring Education Figures, Inspiring Entrepreneurs and Corporations, Inspiring Women, Inspiring Legislators, Inspiring Food Security Pioneers, dan Inspiring Public Figures.

Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bakhtiar Febrianto dalam sambutannya menyampaikan, perkembangan teknologi dan media digital telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat memperoleh informasi. Informasi kini dapat diterima, ditonton, didengar, dibagikan, bahkan diproduksi sendiri oleh masyarakat melalui berbagai platform digital dan media sosial.

Menurutnya, perubahan tersebut menjadi dorongan bagi media untuk terus beradaptasi dan bertransformasi. Radar Bojonegoro tidak hanya mempertahankan koran sebagai bagian dari sejarah dan identitas, tetapi juga mengembangkan kehadiran melalui website, media sosial, serta berbagai platform digital.

“Perubahan bukan ancaman, tetapi panggilan untuk terus beradaptasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Radar Bojonegoro Award bukan sekadar malam penghargaan, melainkan bentuk apresiasi kepada mereka yang bekerja keras, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahun ini, Radar Bojonegoro juga memberikan perhatian khusus terhadap ketahanan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kategori Inspiring Food Security Pioneers, bersama enam kategori penghargaan lainnya.

Bakhtiar menegaskan, penghargaan yang diterima para penerima bukan menjadi akhir dari sebuah prestasi. Penghargaan diharapkan menjadi dorongan untuk terus melahirkan inovasi dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Penghargaan bukanlah akhir dari sebuah prestasi. Penghargaan adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” pungkasnya.[zul/nn]