Waspadai Penyusupan Digital, Kenali Ciri Ponsel Dimata-matai

Waspadai Penyusupan Digital, Kenali Ciri Ponsel Dimata-matai

Dinas Komunikasi dan Informatika

Tim Publikasi Informasi Publik

05 November 2026 2 min baca 4 kali
Waspadai Penyusupan Digital, Kenali Ciri Ponsel Dimata-matai
Waspadai Penyusupan Digital, Kenali Ciri Ponsel Dimata-matai

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyusupan digital melalui aplikasi berbahaya maupun perangkat lunak mata-mata (spyware) yang dapat mengancam keamanan perangkat dan privasi pengguna.

Penyusupan digital memungkinkan pihak yang tidak bertanggung jawab mengakses informasi pribadi, seperti pesan, riwayat aktivitas, lokasi, hingga data penting lainnya tanpa sepengetahuan pemilik perangkat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengenali sejumlah indikasi aktivitas mencurigakan pada ponsel.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain munculnya aplikasi yang tidak pernah dipasang, penggunaan baterai dan kuota internet yang meningkat secara tidak wajar, aktivitas kamera atau mikrofon tanpa sepengetahuan pengguna, serta pemberitahuan masuk ke akun dari perangkat yang tidak dikenal.

Meski demikian, baterai cepat habis, ponsel panas, atau penggunaan internet yang meningkat tidak serta-merta membuktikan bahwa perangkat sedang disadap. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor teknis sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mencegah potensi penyusupan, masyarakat diimbau memeriksa aplikasi yang terpasang, meninjau izin akses kamera dan mikrofon, memantau penggunaan data, serta memastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akun pribadi. Pengguna juga perlu memperbarui sistem operasi, mengaktifkan autentikasi dua faktor, menggunakan kata sandi yang kuat, dan menghindari pemasangan aplikasi dari sumber tidak resmi.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat disarankan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan tidak langsung menyimpulkan bahwa ponsel telah disadap. Jika diperlukan, pengguna dapat meminta bantuan tenaga ahli keamanan digital untuk memastikan penyebabnya.

Dinkominfo Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam menggunakan teknologi, meningkatkan literasi keamanan digital, serta menjaga kerahasiaan informasi pribadi. Kewaspadaan menjadi langkah penting untuk melindungi perangkat dan mencegah penyalahgunaan data pribadi di ruang digital. [dh/nn/ans]