Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat membawa banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam kemudahan akses layanan publik dan informasi. Namun di sisi lain, kemajuan digital juga diiringi dengan meningkatnya risiko ancaman keamanan siber yang perlu diwaspadai bersama.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan digital. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari perlindungan data pribadi serta pencegahan kejahatan siber yang kian marak, seperti penipuan daring, pencurian identitas, peretasan akun, hingga penyebaran hoaks.

Beberapa bentuk ancaman digital yang sering terjadi di tengah masyarakat antara lain:
* Phishing, yaitu upaya penipuan untuk memperoleh data pribadi melalui pesan, email, atau tautan palsu.
* Malware, perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak sistem atau mencuri data.
* Peretasan akun, akibat penggunaan kata sandi yang lemah atau berulang.
* Penyalahgunaan data pribadi, yang dapat berdampak pada kerugian finansial maupun reputasi.

Dinkominfo Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah dasar keamanan digital, di antaranya:
1. Menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun.
2. Tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak jelas.
3. Mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi dua langkah.
4. Membatasi pembagian data pribadi di media sosial.
5. Selalu memperbarui perangkat dan aplikasi dengan versi terbaru.

Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan, diharapkan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif dapat terwujud di Kabupaten Bojonegoro. [dh/nn/ans]


By Admin
Dibuat tanggal 14-01-2026
9 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
76 %
Puas
10 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
10 %