Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Penyiaran Bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pegiat Media Sosial di Jawa Timur  di Kantor Bakorwil Bojonegoro Selasa, 04/8/2020. Kegiatan Workshop ini dibuka oleh Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro Dyah Wahyu Ermawati dan dihadiri oleh Komisioner KPID Jawa Timur Amaliya Rosadi, Komisi Informasi Jawa Timur Elis Yusniawati, Konsultan Komunikasi Publik Ghani Kartiwang Adiwisastra, Direktur Radar Bojonegoro Zahidin, komunitas Orari (Organisasi Amatir Radio Lokal), komunitas Rapi (Radio Antar Penduduk Indonesia), FRB (Forum Radio Bojonegoro), inews dan pegiat media sosial lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Bakorwil Bojonegoro mengapresiasi kegiatan workshop yang digagas oleh Diskominfo Jatim yang sangat bermanfaat bagi KIM dan Pegiat media sosial. “Terimakasih Diskominfo Jatim yang yang telah menginisiasi membuat workshop, Dengan peningkatan kapasitas KIM dan pegiat medsos akan membuat informasi yang baik dan benar. Dan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya,” ujarnya. Pihaknya juga berharap peserta workshop dapat mengikuti serta memberikan informasi yang mempunyai dampak produktifitas, positif dan solutif.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan protokoler kesehatan ketat ini menghadirkan pemateri dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim, Praktisi i News TV, Komisi Informasi (KI) serta Radar Bojonegoro. Peserta sangat antusiasme dalam mengikuti jalannya kegiatan. Rasidin, Ketua KIM Sendang Potro berharap ada pendampingan bagi pegiat KIM khususnya dalam membuat konten berita.
Komisioner KPID Jawa Timur, Amaliya menuturkan walaupun konten materi yang dibuat oleh KIM dan pegiat media sosial belum masuk ranah tugas dari KPID, pihaknya berharap tetap mengedepankan materi-materi yang baik kepada audien atau masyarakat.

KIM dan penggiat media sosial Jawa Timur setelah mengikuti workshop ini diharapkan dapan memberikan informasi kepada masyarakat luas dengan mengedepankan kwalitas beritanya. Berita yang disebarkan melalui media harus benar-benar berita yang bermanfaat bagi masyarakat serta bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat utamanya dalam sisi ekonomi. Bukan berita yang membuat masyarakat berpikiran negatif. (Nuty/Dinkominfo)


By Admin
Dibuat tanggal 04-08-2020
55 Dilihat