Ibu Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu’awanah melalui Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/28/KEP/412.013/2021 tentang Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021-2025 mengukuhkan 16 pengurus Dewan Pendidikan Periode 2021-2025 Jumat (26/02/2021), bertempat di Pendopo Malowopati Bojonegoro. Prosesi pengukuhan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Dandy Suprayitno, AP, MM, sejumlah tamu undangan dan 100 peserta dari kalangan tenaga pendidik dan kependidikan secara langsung melalui daring zoom meeting. Kegiatan ini juga disiarkan secara live streaming youtube melalui Channel Pemkab Bojonegoro.

Pihak Dinas Pendidikan saat membacakan Keputusan Bupati tersebut menyebutkan bahwa fungsi dan peran Dewan Pendidikan diantaranya adalah bertanggung jawab dalam peningkatan penyelenggaraan pelayanan pendidikan, memberikan pertimbangan dalam kebijakan program pendidikan, memberikan pelayanan pendidikan, mengontrol serta sebagai mediator dalam memfasilitasi kebutuhan pelayanan pendidikan yang berpedoman pada norma serta standard yang berlaku.

Dalam arahannya Ibu Bupati Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa dengan pengukuhan tersebut Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan mempunyai counter part beberapa tugas-tugas sehingga menjadikan bojonegoro tolak ukur mendapatkan masukan saran yang secara komperensif untuk menghasilkan anak didik kita yang bermutu. Menghasilkan SDM bermutu tidak lepas dari SDM, sarana prasarana, metodologi pengajaran dan sebagainya. Bicara metodologi tentunya sudah ada acuan di Provinsi dan Kementerian.

“Bicara SDM ini sifatnya kausistik. Modul pendidikan biasanya sama, namun dalam penyampaian kepada murid tentu berbagai macam cara. Cara penyampaian yang salah kadang bisa menyebabkan disinformasi, misunderstanding  dan juga misleading jika kita menyampaikan pembelajaran kurang tepat. Maka SDM pendidikan adalah SDM yang mempunyai pengecualian bagi para guru para dosen yang makin hari diatur makin baik,” tutur Beliau.

Beliau berharap adanya sinergitas yang baik antara Dewan Pendidikan dengan Pemkab Bojonegoro. Dewan Pendidikan bisa mempunyai kajian di Bojonegoro misal terkait angka harapan sekolah yang bisa diukur. Sehingga kedepan Dinas Pendidikan juga bisa berdampingan dengan Dewan Pendidikan di dalam membuat roadmap data peta pendidikan yang ada di Bojonegoro. Selain angka harapan pendidikan, tentunya adalah berbasis kebutuhan. Misalkan untuk kekinian, fakultas apa yang cocok, yang peminatannya bisa dimulai sejak SMA. Beliau mencontohkan keberhasilan pembangunan di Belanda sehingga mencapai surplus pangan, karena disana menerapkan ketat untuk dunia pendidikan.

"Dengan Dewan Pendidikan di Bojonegoro, Pemkab juga diberikan masukan data peta terhadap apa kebutuhan Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia jangka panjang. Saya yakin disana jika sedini mungkin ada passion yang kita tarik, ada keinginan yang kita gugah maka itu akan bertumbuh kembang dan mengisi ruang-ruang yang masing kosong. Pemkab Bojonegoro menaruh harapan besar terhadap pengukuhan sore hari ini. Menjadikan Pemkab counterpart untuk memajukan dunia pendidikan di Bojonegoro termasuk kebutuhan SDM di Indonesia,” pungkas Beliau.

Selepas arahan Ibu Bupati Anna Mu’awanah, kegiatan dilanjutkan dengan Gelar Wicara bertema “Peluang dan Tantangan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19” dengan narasumber pejabat fungsional dari Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP). (Nuty/Kominfo)


By Admin
Dibuat tanggal 26-02-2021
68 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
77 %
Puas
9 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
9 %