Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro terus menguatkan edukasi publik terkait pentingnya deteksi dini kesehatan perempuan. Upaya tersebut disampaikan dalam dialog interaktif SAPA! (Selamat Pagi Bojonegoro) yang disiarkan melalui LPPL Radio Malowopati FM, Selasa (21/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Talkshow bertema “Perlindungan Kesehatan Perempuan dari Hulu ke Hilir melalui JKN” ini menghadirkan narasumber Staff Relationship Officer BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Ferdinan Panjaitan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi perempuan.
Perempuan, lanjut Ferdinan, memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga dan kehidupan sosial, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dalam aspek kesehatan. Perlindungan tersebut mencakup masa reproduksi, kehamilan, persalinan, hingga pasca persalinan.
Salah satu upaya yang perlu dimanfaatkan adalah deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap smear maupun IVA di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Layanan ini dapat diakses oleh peserta JKN aktif sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, Program JKN juga menjamin pelayanan kesehatan ibu dan anak, mulai dari pemeriksaan kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi baru lahir. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi.
Melalui siaran edukatif ini, Dinkominfo Bojonegoro berharap masyarakat, khususnya perempuan, semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan digital seperti Mobile JKN dan Pandawa untuk mempermudah akses administrasi layanan kesehatan. [dh/nn/ans]
|
|
|
|
|
Sangat Puas
77 % |
Puas
9 % |
Cukup Puas
5 % |
Tidak Puas
9 % |