Pemerintah dalam upaya mengendalikan Pandemi Covid-19 salah satunya melalui vaksinasi massal agar terbentuk kekebalan komunitas. Vaksinasi tahap 1 termin 2 dengan sasaran tenaga kesehatan telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu. Hal tersebut sesuai surat Bupati Bojonegoro tanggal 24 Pebruari 2021, Nomor 443.33/1209e/412.202/2021 Hal Vaksinasi Covid-19 Tahap 2.

 Tahap berikutnya dengan sasaran tenaga kesehatan, aparat keamanan, pegawai kecamatan, PLKB dan PPL Pertanian menjalani vaksinasi jenis sinovac di 36 Puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan sejak 25 Pebruari 2021 lalu. Total sebanyak 1.994 vial vaksin yang diterima Pemkab Bojonegoro dari pusat itu telah diinjeksikan.

Pelaksanaan hari ketiga vaksinasi sinovac, Sabtu (27/02/2021) bertempat di lantai 4 Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro giliran petugas publik dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjalani vaksinasi. Semua proses dijalani dengan penuh antusias, tertib dan tetap menjalankan protokol kesehatan 3 M. Setelah registrasi calon penerima vaksin bergiliran menjalani screening diantaranya pengecekan tekanan darah yang mana harus dibawah 180/110 mmHg dan cek suhu tubuh.

Petugas juga menggali berbagai informasi dari calon peserta vaksinasi. Jika pernah mengidap Covid-19, dalam kurun waktu 14 hari berinteraksi dengan pasien covid-19 dan mengalami gejala tertentu, ibu hamil atau menyusui, mengidap gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir, memiliki riwayat alergi berat, penyakit ginjal, rematik, sakit saluran pencernaan kronis, vaksin Sinovac tidak akan diberikan.

Usai menjalani vaksinasi masing-masing peserta menuju ruang pendataan untuk pelaporan online ke sistem yang ada di Kementerian Kesehatan. Setelah itu semua yang telah menjalani vaksinasi diharuskan menjalani observasi selama 30 menit untuk mengetahui apakah ada efek tertentu yang membahayakan dalam kurun waktu tersebut, karena reaksi masing-masing tubuh berbeda-beda.

Salah satu pegawai Dinas Kominfo Sri Andayani dalam kurun waktu 30 menit dan sesudahnya menyatakan bahwa tidak mengalami gejala klinis yang mengganggu. Hanya sedikit pegal seperti yang dirasakan peserta lainnya. Begitu pula dengan peserta lainnya setelah 30 menit menunggu juga tidak mengalami gejala yang mengganggu. Ini membuktikan bahwa vaksin Sinovac memang benar-benar aman.

“Bagi semua yang telah menjalani vaksinasi tanggal 27 Pebruari 2021 diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi yang ke-2 sebagai penguat pada tanggal 13 Maret 2021 nanti pada tempat dan waktu yang sama. Agar kerja vaksin dapat maksimal memberikan kekebalan terhadap virus covid-19. Meskipun telah mendapatkan vaksin 2 kali nantinya tetap wajib menjalankan protokol kesehatan 3 M,” tandas salah satu petugas RS Aisyiyah Bojonegoro.

Sementara itu pada tanggal 1-4 Maret 2021 nanti, bertempat di gedung olah raga Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, Jalan Sukowati Desa Sukowati Kecamatan Kapas, juga akan dilaksanakan vaksinasi gelombang berikutnya yang akan diikuti oleh petugas publik lainnya dari lingkup Pemkab, Kemenag, atlet dan beberapa dari ormas. (Nuty/Kominfo)


By Admin
Dibuat tanggal 01-03-2021
71 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
77 %
Puas
9 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
9 %