Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro terus mendukung pelestarian budaya lokal melalui penyebarluasan informasi publik. Salah satunya lewat program Rembuk Budaya di Radio Malowopati FM yang mengangkat tema “Mengenal Lebih Jauh Tokoh Perias Pinjung Iras Putri”, yang digelar Jumat (8/5/2026).

Program yang disiarkan dari studio di Gedung Pusat Informasi Publik Bojonegoro tersebut menghadirkan tokoh perias pengantin Bojonegoro, Joko Mulyono atau Joko Parikesit. Dalam dialog tersebut, dibahas mengenai tata rias pengantin khas Bojonegoro Pinjung Iras Putri yang telah dibakukan sejak tahun 2004 dan menjadi salah satu warisan budaya daerah.

Joko Parikesit menjelaskan bahwa Pinjung Iras Putri bukan sekadar tata rias pengantin, tetapi memiliki nilai sejarah, filosofi, dan pakem busana yang bersumber dari tradisi masyarakat Bojonegoro. Gaya rias ini juga telah masuk dalam pembelajaran tata rias pengantin dan menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional.

Melalui siaran tersebut, Dinkominfo Bojonegoro berperan dalam membuka ruang edukasi bagi masyarakat agar lebih mengenal identitas budaya daerah. Terlebih, perkembangan tren tata rias modern dinilai membuat sebagian generasi muda mulai kurang memahami pakem dan nilai sakral dalam tata rias pengantin tradisional.

Joko berharap pelestarian Pinjung Iras Putri dapat dilakukan bersama oleh pemerintah, pelaku budaya, perias, MUA, lembaga kursus, hingga masyarakat. Menurutnya, inovasi dalam tata rias boleh dilakukan, namun tetap harus menjaga pakem dan makna budaya yang telah diwariskan leluhur.

Melalui Rembuk Budaya, Dinkominfo Bojonegoro mengajak masyarakat untuk terus mencintai, mengenalkan, dan melestarikan budaya lokal. Pinjung Iras Putri diharapkan tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup sebagai kebanggaan masyarakat Bojonegoro. [dh/nn/ans]


By Admin
Dibuat tanggal 11-05-2026
28 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
77 %
Puas
9 %
Cukup Puas
5 %
Tidak Puas
9 %