Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berkarakter. Hal tersebut disampaikan dalam program SAPA! (Selamat Pagi Bojonegoro) yang disiarkan oleh Radio Malowopati FM Kabupaten Bojonegoro dengan tema “Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Sekolah”.
Talkshow hasil kerjasama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro ini menghadirkan Paiman dari Dinkes dan Wiwik Widowati Kepala SMAN 1 Bojonegoro. Keduanya menegaskan bahwa keberhasilan penerapan KTR membutuhkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari paparan rokok.
Paiman menjelaskan bahwa Kawasan Tanpa Rokok merupakan area yang melarang aktivitas merokok, menjual, mengiklankan, maupun mempromosikan produk tembakau. Menurutnya, sekolah termasuk salah satu dari tujuh tatanan KTR yang wajib terbebas dari aktivitas terkait rokok guna melindungi kesehatan peserta didik dan seluruh warga sekolah.
Sementara itu, Wiwik Widowati menyampaikan bahwa SMA Negeri 1 Bojonegoro telah menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok sebelum ditetapkan sebagai sekolah percontohan KTR. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga tamu yang berkunjung ke lingkungan sekolah.
Implementasi KTR di sekolah dilakukan melalui penyusunan regulasi, sosialisasi berkala, pemasangan media edukasi, pembentukan tim kerja, serta penunjukan duta antirokok dari kalangan siswa. Seluruh area sekolah, termasuk ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, kantin, lapangan, dan area parkir, ditetapkan sebagai kawasan bebas asap rokok.
Melalui dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, penerapan KTR terus diperkuat melalui program Cek Kesehatan Gratis, penyuluhan kesehatan di sekolah, serta layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM). Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan mendukung lahirnya generasi Bojonegoro yang sehat, berprestasi, dan berkarakter. [dh/nn/ans]
|
|
|
|
|
Sangat Puas
77 % |
Puas
9 % |
Cukup Puas
5 % |
Tidak Puas
9 % |