Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) terus mendorong penguatan promosi dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal melalui program Bincang IKM di Radio Malowopati FM. Program ini menjadi ruang berbagi inspirasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha agar produk lokal semakin dikenal luas.
Pada edisi Senin (16/03/2026), program tersebut menghadirkan Anton Fatoni, pemilik usaha Trio M yang dikenal sebagai pusat oleh-oleh khas Bojonegoro. Dalam dialog tersebut, Anton berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha yang tidak hanya berfungsi sebagai toko, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi bagi puluhan pelaku UMKM lokal.
Melalui usaha Trio M yang berlokasi di Jalan Dr. Setiabudi, Klangon, berbagai produk camilan khas Bojonegoro seperti ledre, egg roll, dan emping garut dipasarkan dengan sistem konsinyasi. Model kerja sama ini membuka peluang bagi pelaku UMKM desa untuk memperluas jangkauan pemasaran produknya.
Anton juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan legalitas produk sebagai kunci kepercayaan konsumen. Setiap produk yang dipasarkan di Trio M diwajibkan memiliki izin PIRT dan sertifikasi halal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta membawa nama baik daerah.
Selain itu, inovasi kemasan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai jual produk lokal. Dengan kemasan yang lebih menarik dan praktis, camilan tradisional dapat tampil lebih modern sehingga diminati berbagai kalangan, termasuk konsumen dari luar daerah dan instansi.
Melalui program Bincang IKM ini, Dinkominfo Bojonegoro berharap kisah inspiratif pelaku usaha lokal dapat memotivasi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi ekonomi daerah. Dukungan promosi dan kolaborasi diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal Bojonegoro di pasar yang lebih luas. [dh/nn/ans]
|
|
|
|
|
Sangat Puas
76 % |
Puas
10 % |
Cukup Puas
5 % |
Tidak Puas
10 % |