Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam menyebarluaskan informasi publik yang edukatif. Melalui siaran dialog interaktif di Radio Malowopati FM, Selasa (07/04/2026), masyarakat diajak memahami kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan, khususnya dalam pengecekan tagihan dan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinkominfo dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan administrasi kesehatan secara mandiri. Dengan akses informasi yang semakin mudah, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung pada layanan tatap muka di kantor cabang.
Dalam dialog tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro menekankan optimalisasi penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai sarana utama layanan digital. Melalui aplikasi ini, peserta dapat dengan mudah mengecek status kepesertaan, rincian tagihan, hingga riwayat pembayaran secara real-time hanya melalui perangkat smartphone.
Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman terkait beragam kanal pembayaran iuran yang telah tersedia. Mulai dari sistem autodebit, layanan mobile banking dan ATM berbagai bank, hingga pembayaran melalui kantor pos, minimarket, serta platform e-commerce dan dompet digital.
Dinkominfo Bojonegoro juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam membayar iuran tepat waktu. Hal ini guna memastikan status kepesertaan tetap aktif sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala di fasilitas kesehatan.
Untuk mendukung kemudahan layanan, masyarakat kini semakin dimudahkan dalam mengecek tagihan iuran BPJS Kesehatan. Setidaknya terdapat tiga cara utama yang bisa digunakan. Pertama, melalui aplikasi Mobile JKN yang memiliki fitur lengkap untuk mengetahui status kepesertaan hingga tagihan iuran sesuai Kartu Keluarga (KK). Kedua, melalui layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) yang bersifat real-time dan dapat diakses oleh siapa saja, bahkan di luar anggota KK. Ketiga, melalui Call Center 165 yang siap membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait kepesertaan.
Melalui sinergi antara Dinkominfo dan BPJS Kesehatan, digitalisasi layanan publik di bidang kesehatan diharapkan semakin optimal. Dengan demikian, masyarakat Bojonegoro dapat lebih mandiri, sadar, dan tertib dalam mengelola kepesertaan JKN. [dh/nn/ans]
|
|
|
|
|
Sangat Puas
76 % |
Puas
10 % |
Cukup Puas
5 % |
Tidak Puas
10 % |