Setelah sekian tahun melewati berbagai proses dan perencanaan yang matang, akhirnya pembangunan Jembatan Kare (Kanor-Rengel) resmi dilaksanakan. Ditandai dengan groundbreaking / peletakan batu pertama oleh Ibu Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu'awanah bersama Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, Jumat (9/04/2021) bertempat di Desa Semambung Kecamatan Kanor.
Kegiatan dihadiri Kepala Bakorwil Bojonegoro Dyah Wahyu Ermawati, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Forkopimda Kab. Bojonegoro dan Tuban, Ibu Sekda Kab. Bojonegoro dan para Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat Rengel dan Kanor, Kades Semambung, Kades Ngadirejo, serta tamu undangan lainnya.
Jembatan yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021 ini akan menghubungkan Desa Semambung Kecamatan Kanor dengan Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kab. Tuban, yang mana sampai saat ini masih mengandalkan sarana transportasi penyeberangan perahu motor.
Pembangunan Jembatan Kare merupakan konsep pembangunan kawasan, bertujuan untuk mendukung aksesibilitas masyarakat di kedua kawasan tersebut pada khususnya serta masyarakat sekitar pada umumnya. Dengan meningkatnya pergerakan masyarakat diharapkan nantinya dapat berdampak positif pada kegiatan masyarakat di berbagi sektor, baik pertanian, perdagangan, wisata, dan pendidikan. Sekaligus akan dapat menimbulkan multiplayer effect pada peningkatan capaian berbagai sektor bagi kedua daerah.
Ibu Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dalam sambutanya menyampaikan, perencanaan pembangunan jembatan Kare ini sudah lama dilakukan, namun berkat sinergitas kerja sama yang baik antara Pemkab Bojonegoro dan Tuban, serta dukungan seluruh Forkopimda dalam mengawal kegiatan pembangunan jembatan mulai dari pembebasan lahan hingga sampai sekarang ini. Juga berkat dukungan semua pihak mulai dari Camat serta Pemerintah Desa Semambung Kec. Kanor maupun Desa Ngadirejo Kec. Rengel, dimana masyarakat sekitar menyambut gembira atas terealisasinya kegiatan tersebut dengan baik.
Ibu Bupati Anna berpesan agar pembangunan jembatan tersebut betul-betul diawasi dan dicek, karena waktu tinggal 5 bulan. “Timetable-nya harap diperhatikan agar dapat berjalan sesuai target. Jika perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dapat berjalan dengan baik, saya yakin dapat selesai sesuai dengan jadwal dan bisa diresmikan tepat waktu,” Tegas Beliau.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, mewakili Pemkab Tuban, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memfasilitasi dan mewujudkan jembatan yang dapat membangun konektivitas antara dua wilayah. "Terima kasih kepada Ibu Bupati Bojonegoro dan seluruh jajaran, karena keinginan masyarakat di Kecamatan Kanor dan Rengel selama ini untuk memiliki jembatan segera terwujud." Tutur Beliau.
Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Retno Wulandari, ST dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan desain dan konstruksinya jembatan Kare tersebut melintas diatas sungai Bengawan Solo yang memiliki panjang total bentang 210 meter, terdiri dari 5 bentang menggunakan rangka baja tipe A, dengan lebar jalur kendaraan 7 meter dan trotoar masing-masing sisi satu meter. Pembangunan jembatan meliputi struktur bawah jembatan (abutment dan pilar jembatan) dan struktur atas jembatan, serta finishing (pemasangan rangka baja jembatan). Konstruksi abutment menggunakan beton bertulang dan pondasi menggunakan tiang pancang. (Nuty/Kominfo)
|
|
|
|
|
Sangat Puas
76 % |
Puas
10 % |
Cukup Puas
5 % |
Tidak Puas
10 % |